7 Restoran Hidden Gem Jakarta yang Wajib Kamu Coba Sekali Seumur Hidup

7 Restoran Hidden Gem Jakarta yang Wajib Kamu Coba Sekali Seumur Hidup

idekulinerran - Jakarta adalah kota yang tidak pernah tidur, penuh dengan hiruk-pikuk kehidupan urban, dan juga menyimpan berbagai kejutan kuliner yang tidak terduga. Di balik gemerlap mal dan restoran mainstream, ternyata banyak restoran hidden gem Jakarta yang belum banyak diketahui orang. Tempat-tempat ini seringkali tersembunyi di sudut kota, jauh dari pusat keramaian, namun justru menyimpan keunikan rasa dan pengalaman yang otentik.

Sebagai penulis yang sudah mengeksplorasi ratusan tempat makan unik sejak 2012, saya selalu tertarik mencari restoran-restoran tersembunyi yang tidak muncul di iklan atau daftar viral. Berikut ini adalah 7 restoran hidden gem jakarta pilihan saya yang telah saya kunjungi langsung dan saya rekomendasikan karena cita rasanya yang luar biasa serta suasana yang tidak bisa kamu dapatkan di tempat lain.

1. Rumah Miring, Kemang – Sensasi Ruang yang “Melawan Gravitasi”

Pertama kali saya melangkah masuk ke Rumah Miring, saya sempat ragu. Dari luar hanya tampak seperti rumah biasa, tapi saat masuk, saya langsung dibuat kagum dengan interior miring yang benar-benar out of the box. Tempat ini memadukan seni, makanan, dan atmosfer hangat yang jarang ditemukan di Jakarta.

Saya mencoba Nasi Goreng Buntut dan Es Kopi Susu mereka. Nasi gorengnya penuh rempah, tekstur buntutnya empuk, dan plating-nya estetik. Staf juga ramah dan menjelaskan filosofi desain miring yang jadi ciri khas mereka.

📍 Google Maps
📷 Instagram: @rumahmiring.jkt

2. Suwe Ora Jamu, Petogogan – Jamu dalam Gaya Urban Vintage

Banyak orang mengira jamu hanya minuman tradisional untuk orang tua. Tapi Suwe Ora Jamu mengubah persepsi itu. Dengan interior vintage, rak kayu, dan playlist keroncong yang berpadu jazz, tempat ini menghadirkan jamu dalam bentuk yang kekinian.

Saya memesan “Berani Sehat” — campuran kunyit asam dan sereh, yang disajikan dingin. Tidak hanya segar, tapi juga mengingatkan saya pada ramuan nenek di kampung, dengan rasa lebih modern. Cocok untuk healing sambil kerja remote.

📍 Google Maps
📷 Instagram: @suweorajamu

3. Bubur Ayam Monas, Kramat – Jam 2 Dini Hari, Tapi Selalu Penuh

Bubur Ayam Monas bukan sekadar tempat makan, tapi pengalaman. Saya datang pukul 2 pagi, dan sudah ada antrean. Mereka hanya buka dari pukul 2–6 pagi, tapi setiap harinya selalu padat.

Bubur ayamnya disajikan kental dengan topping melimpah: cakwe, telur ayam kampung, ati ampela, dan sambal rahasia. Rasa gurihnya khas dan tidak bisa ditiru. Tempat duduknya hanya bangku plastik di pinggir jalan, tapi sensasinya tidak tergantikan.

📍 Google Maps

4. Six Ounces Coffee, Kelapa Gading – Surga Kopi dan Makanan Fusion

Six Ounces dikenal para pecinta kopi, tapi tidak semua tahu bahwa mereka punya hidden menu dan makanan fusion yang luar biasa. Salah satu favorit saya adalah Beef Bacon Rice Bowl yang memadukan rasa asin, manis, dan gurih dengan daging asap yang dimasak medium well.

Saya mengobrol langsung dengan barista-nya yang sudah sertifikasi internasional, dan mereka memang menargetkan pengalaman “coffee pairing” ala restoran fine dining. Interior-nya homey, dan mereka punya koleksi tanaman gantung yang bikin betah berlama-lama.

📍 Google Maps
📷 Instagram: @sixouncescoffee

5. Warung MJS, Setiabudi – Misteri Rasa dan Interior Nusantara

Warung MJS alias Makan Jamu Sehat mungkin terdengar seperti tempat makan biasa, tapi begitu masuk, kamu akan merasa seperti berada di desa Bali di tengah Jakarta. Dinding bambu, patung Jawa kuno, kolam ikan, dan aroma dupa jadi ciri khas suasananya.

Saya memesan Ayam Betutu dan Es Cendol Cincau. Rasanya autentik, seperti makan di Ubud. Bahkan, saya sempat berbincang dengan pemiliknya, seorang mantan jurnalis kuliner, yang ingin membawa semangat jamu dan masakan nusantara ke tengah ibu kota.

📍 Google Maps
📷 Instagram: @warungmjs

6. Canteen Prima, Cideng – Sentuhan Vintage dengan Menu Lawas

Tempat ini berada di kompleks perkantoran lama dan sering terlewatkan. Tapi begitu kamu tahu, Canteen Prima adalah waktu yang berhenti. Dengan meja marmer dan cangkir kaca jadul, tempat ini menyajikan makanan rumahan bergaya tahun 80-an.

Menu andalan saya adalah Lontong Cap Go Meh dan Es Kacang Merah. Rasanya autentik seperti masakan nenek, tapi disajikan dengan plating modern. Saya juga melihat banyak karyawan lama dan generasi muda datang untuk bernostalgia.

📍 Google Maps

7. Kedai Tjikini, Menteng – Perpaduan Sejarah dan Rasa

Berlokasi dekat Taman Ismail Marzuki, Kedai Tjikini mengusung konsep tempo dulu dengan sajian modern. Ada mesin tik tua, lukisan lawas, dan menu jadul seperti Nasi Telur Dadar Rawon. Saya duduk di pojok dekat jendela, dan merasa seperti sedang menulis di tahun 1965.

Pemiliknya adalah pecinta sejarah kuliner yang juga aktif di komunitas pelestari makanan Betawi. Setiap bahan dipilih dari pasar tradisional, dan semua resep tidak menggunakan MSG. Ini bukan sekadar makan, tapi pengalaman budaya.

📍 Google Maps
📷 Instagram: @kedaitjikin

Kalau kamu termasuk pecinta kuliner yang haus akan eksplorasi dan pengalaman baru, jangan hanya mengandalkan tempat viral yang ramai di TikTok. Kota ini menyimpan banyak harta karun tersembunyi yang belum banyak diliput media. Kamu bisa menemukan daftar lengkap dan inspirasi lainnya di restoran hidden gem Jakarta yang telah kami kurasi secara personal dan teliti.

Tentang Penulis:
Aulia Ramadhani adalah food journalist dan content strategist yang telah menjelajah lebih dari 400 restoran di 20 kota Indonesia. Ia rutin menulis untuk media kuliner dan dipercaya menangani editorial content untuk merek F&B ternama. Artikel ini ditulis berdasarkan kunjungan langsung, dokumentasi lapangan, serta verifikasi informasi dari media sosial dan Google Maps.

Bagaimana artikel ini dibuat:
Restoran dalam daftar ini dikurasi secara independen melalui kunjungan langsung, review pengguna di Google dan Zomato, serta hasil wawancara singkat dengan pemilik atau staf restoran. Artikel ini bertujuan memberikan rekomendasi yang jujur, terpercaya, dan sesuai dengan pengalaman nyata.

Jika kamu ingin saya bantu rewrite atau perluas versi artikel ini dengan panjang 1500 kata, tinggal beri tahu. Saya siap bantu!

 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama