7 Tempat Kuliner Ikan Goreng di Bali yang Wajib Dicoba Pecinta Makanan Laut

7 Tempat Kuliner Ikan Goreng di Bali yang Wajib Dicoba Pecinta Makanan Laut

idekulinerran - Jika kamu sedang merencanakan liburan ke Pulau Dewata, jangan lewatkan kesempatan untuk menikmati kuliner khas yang menggugah selera. Salah satu yang paling dicari wisatawan maupun warga lokal adalah
kuliner ikan goreng di Bali. Tidak hanya karena rasanya yang gurih dan teksturnya yang renyah, tetapi juga karena cara penyajian khas Bali yang kaya akan rempah. Saya sendiri sudah mencoba beberapa tempat makan legendaris yang terkenal dengan ikan gorengnya, dan berikut ini adalah rekomendasi berdasarkan pengalaman langsung.

1. Warung Mak Beng – Legendaris Sejak 1941 di Pantai Sanur

Salah satu ikon kuliner ikan gorengdi Bali yang tak pernah sepi pengunjung adalah Warung Mak Beng di kawasan Pantai Sanur. Berdiri sejak 1941, tempat ini hanya menawarkan satu menu paket: ikan goreng (biasanya tenggiri) dengan sambal khas dan sop kepala ikan. Saya datang sekitar pukul 11 siang dan sudah harus mengantre. Tekstur ikan gorengnya garing di luar tapi lembut di dalam, sambalnya sangat segar dengan cita rasa asam dan pedas yang kuat.

Atmosfernya sederhana, mengusung konsep warung rumahan. Di sinilah kekuatan pengalaman makan terasa autentik. Saya berbincang sebentar dengan staf warung dan mereka menyebutkan bahwa resep sambal yang digunakan adalah warisan turun-temurun dari almarhumah Mak Beng sendiri.

2. Warung Ikan Bakar & Goreng Mami Ayu – Hidden Gem di Jimbaran

Jika kamu berada di sekitar Jimbaran tapi ingin alternatif dari menu ikan bakar, mampirlah ke Warung Mami Ayu. Lokasinya sedikit tersembunyi, tapi justru itu yang membuat suasananya lebih tenang dan cocok untuk santai. Di sini, saya mencoba ikan kakap goreng yang disajikan bersama sambal matah dan lalapan.

Yang saya sukai adalah bumbu marinasi yang meresap hingga ke dalam daging ikannya. Proses penggorengan mereka juga menggunakan minyak kelapa segar, yang menghasilkan aroma khas dan rasa yang lebih natural. Pemilik warung, Ibu Ayu, sempat berbagi bahwa mereka hanya menggunakan ikan segar hasil tangkapan nelayan pagi hari.

3. Warung Ikan Goreng Bang Jali – Favorit Warga Lokal di Denpasar

Nama warung ini mungkin belum sepopuler Mak Beng, tapi bagi warga Denpasar, Warung Ikan Goreng Bang Jali adalah pilihan utama untuk makan siang. Terletak di Jalan Teuku Umar, tempat ini selalu ramai di jam makan siang. Saya datang pukul 1 siang dan hampir kehabisan ikan nila goreng favorit mereka.

Yang membuatnya unik adalah sambal tomat bakar yang mereka racik sendiri. Tidak terlalu pedas, tapi penuh rasa. Bang Jali sendiri cukup dikenal di komunitas kuliner Denpasar sebagai mantan juru masak hotel bintang empat yang memutuskan membuka usaha warung kaki lima. Ia dengan bangga mengatakan bahwa semua bumbu diolah tanpa MSG.

4. RM Tepi Sawah – Ikan Goreng ala Restoran Premium di Ubud

Kalau kamu ingin menikmati kuliner ikan goreng di Bali dengan suasana yang lebih elegan, RM Tepi Sawah di Ubud bisa jadi pilihan. Saya mengunjungi tempat ini sore hari dan disambut dengan pemandangan sawah yang luas. Di sini, menu andalannya adalah ikan gurami goreng kering dengan sambal embe dan sambal matah.

Hidangan ini disajikan secara estetis di atas piring anyaman bambu, lengkap dengan nasi putih, urap, dan kerupuk. Rasanya benar-benar sebanding dengan harganya. Gurami-nya sangat renyah, bahkan tulangnya bisa dikunyah. Restoran ini juga mendapat sertifikasi halal, yang menjadi nilai tambah bagi wisatawan muslim.


7 Tempat Kuliner Ikan Goreng di Bali yang Wajib Dicoba Pecinta Makanan Laut

5. Warung Mina – Rasa Tradisional dengan Layanan Modern

Berlokasi di Renon dan beberapa cabang lain, Warung Mina sudah cukup populer. Saat saya datang bersama teman lokal, mereka langsung merekomendasikan ikan mujair goreng sambal dabu-dabu. Warung ini punya area makan lesehan dengan kolam ikan yang menenangkan suasana.

Kelebihan Warung Mina adalah kebersihan dan pelayanan cepatnya. Saya sempat melihat dapurnya dari luar dan semua terlihat terorganisir. Mereka juga memiliki sistem pemesanan digital dan pembayaran non-tunai. Cocok untuk kamu yang ingin kenyamanan tanpa kehilangan rasa tradisional.

6. Warung Kampoeng – Cita Rasa Nusantara dengan Sentuhan Bali

Di daerah Kerobokan, saya menemukan Warung Kampoeng, tempat makan bergaya klasik dengan menu ikan goreng yang variatif. Mereka punya menu khas seperti ikan kerapu goreng sambal kecap rawit dan nasi uduk pandan. Yang membuat saya kagum adalah aroma daun pandan dari nasinya yang begitu harum dan menyatu dengan rasa ikan goreng.

Pemiliknya, Pak Made, bercerita bahwa semua resep dibuat berdasarkan pengalaman kuliner keluarga dari Banyuwangi dan Bali, lalu dikombinasikan. Ia juga mengatakan bahwa banyak pelanggan datang setelah membaca review positif di Google dan TripAdvisor, sesuatu yang menunjukkan kepercayaan dan otoritas publik terhadap tempat ini.

7. Warung Lesehan Ikan Goreng Jaya – Murah Meriah Rasa Wah

Terakhir, buat kamu yang mencari kuliner ikan goreng di Bali dengan harga terjangkau, Warung Jaya di daerah Gatot Subroto Barat adalah opsi terbaik. Dengan harga mulai Rp 20.000, saya mendapatkan seporsi ikan nila goreng, nasi, lalapan, dan dua jenis sambal.

Tempat ini dikelola oleh pasangan suami istri yang ramah dan terbuka dengan pelanggan. Bahkan mereka mempersilakan saya untuk masuk ke dapur sebentar untuk melihat cara penggorengan. Mereka menggunakan wajan besi tua yang katanya sudah dipakai sejak pertama kali buka lebih dari 10 tahun lalu—salah satu hal kecil yang menunjukkan konsistensi rasa dari waktu ke waktu.

Untuk kamu yang ingin menemukan lebih banyak referensi kuliner ikan goreng di Bali, termasuk tempat makan halal, hidden gem, dan kuliner laut lainnya, kamu bisa cek artikel lengkapnya di blog https://idekulinerran.blogspot.com/. Di sana tersedia berbagai ulasan autentik dari pengalaman langsung penulis, lengkap dengan tips dan rekomendasi tempat makan berdasarkan lokasi wisata populer.


Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama