idekulinerran - Jika kamu sedang merencanakan liburan ke Pulau Dewata, jangan lewatkan kesempatan untuk menikmati kuliner khas yang menggugah selera. Salah satu yang paling dicari wisatawan maupun warga lokal adalah kuliner ikan goreng di Bali. Tidak hanya karena rasanya yang gurih dan teksturnya yang renyah, tetapi juga karena cara penyajian khas Bali yang kaya akan rempah. Saya sendiri sudah mencoba beberapa tempat makan legendaris yang terkenal dengan ikan gorengnya, dan berikut ini adalah rekomendasi berdasarkan pengalaman langsung.
1. Warung Mak Beng – Legendaris Sejak 1941 di Pantai Sanur
Salah satu ikon kuliner ikan gorengdi Bali yang tak pernah sepi pengunjung adalah Warung Mak Beng di
kawasan Pantai Sanur. Berdiri sejak 1941, tempat ini hanya menawarkan satu menu
paket: ikan goreng (biasanya tenggiri) dengan sambal khas dan sop kepala ikan.
Saya datang sekitar pukul 11 siang dan sudah harus mengantre. Tekstur ikan
gorengnya garing di luar tapi lembut di dalam, sambalnya sangat segar dengan
cita rasa asam dan pedas yang kuat.
Atmosfernya sederhana, mengusung
konsep warung rumahan. Di sinilah kekuatan pengalaman makan terasa autentik.
Saya berbincang sebentar dengan staf warung dan mereka menyebutkan bahwa resep
sambal yang digunakan adalah warisan turun-temurun dari almarhumah Mak Beng
sendiri.
2. Warung Ikan Bakar & Goreng Mami Ayu – Hidden Gem di Jimbaran
Jika kamu berada di sekitar Jimbaran
tapi ingin alternatif dari menu ikan bakar, mampirlah ke Warung Mami Ayu.
Lokasinya sedikit tersembunyi, tapi justru itu yang membuat suasananya lebih
tenang dan cocok untuk santai. Di sini, saya mencoba ikan kakap goreng yang
disajikan bersama sambal matah dan lalapan.
Yang saya sukai adalah bumbu
marinasi yang meresap hingga ke dalam daging ikannya. Proses penggorengan
mereka juga menggunakan minyak kelapa segar, yang menghasilkan aroma khas dan
rasa yang lebih natural. Pemilik warung, Ibu Ayu, sempat berbagi bahwa mereka
hanya menggunakan ikan segar hasil tangkapan nelayan pagi hari.
3. Warung Ikan Goreng Bang Jali – Favorit Warga Lokal di Denpasar
Nama warung ini mungkin belum
sepopuler Mak Beng, tapi bagi warga Denpasar, Warung Ikan Goreng Bang Jali
adalah pilihan utama untuk makan siang. Terletak di Jalan Teuku Umar, tempat
ini selalu ramai di jam makan siang. Saya datang pukul 1 siang dan hampir
kehabisan ikan nila goreng favorit mereka.
Yang membuatnya unik adalah sambal
tomat bakar yang mereka racik sendiri. Tidak terlalu pedas, tapi penuh rasa.
Bang Jali sendiri cukup dikenal di komunitas kuliner Denpasar sebagai mantan
juru masak hotel bintang empat yang memutuskan membuka usaha warung kaki lima.
Ia dengan bangga mengatakan bahwa semua bumbu diolah tanpa MSG.
4. RM Tepi Sawah – Ikan Goreng ala Restoran Premium di Ubud
Kalau kamu ingin menikmati kuliner
ikan goreng di Bali dengan suasana yang lebih elegan, RM Tepi Sawah di
Ubud bisa jadi pilihan. Saya mengunjungi tempat ini sore hari dan disambut
dengan pemandangan sawah yang luas. Di sini, menu andalannya adalah ikan gurami
goreng kering dengan sambal embe dan sambal matah.
Hidangan ini disajikan secara estetis di atas piring anyaman bambu, lengkap dengan nasi putih, urap, dan kerupuk. Rasanya benar-benar sebanding dengan harganya. Gurami-nya sangat renyah, bahkan tulangnya bisa dikunyah. Restoran ini juga mendapat sertifikasi halal, yang menjadi nilai tambah bagi wisatawan muslim.
5. Warung Mina – Rasa Tradisional dengan Layanan Modern
Berlokasi di Renon dan beberapa
cabang lain, Warung Mina sudah cukup populer. Saat saya datang bersama
teman lokal, mereka langsung merekomendasikan ikan mujair goreng sambal
dabu-dabu. Warung ini punya area makan lesehan dengan kolam ikan yang
menenangkan suasana.
Kelebihan Warung Mina adalah
kebersihan dan pelayanan cepatnya. Saya sempat melihat dapurnya dari luar dan
semua terlihat terorganisir. Mereka juga memiliki sistem pemesanan digital dan
pembayaran non-tunai. Cocok untuk kamu yang ingin kenyamanan tanpa kehilangan
rasa tradisional.
6. Warung Kampoeng – Cita Rasa Nusantara dengan Sentuhan Bali
Di daerah Kerobokan, saya menemukan Warung
Kampoeng, tempat makan bergaya klasik dengan menu ikan goreng yang
variatif. Mereka punya menu khas seperti ikan kerapu goreng sambal kecap rawit
dan nasi uduk pandan. Yang membuat saya kagum adalah aroma daun pandan dari
nasinya yang begitu harum dan menyatu dengan rasa ikan goreng.
Pemiliknya, Pak Made, bercerita
bahwa semua resep dibuat berdasarkan pengalaman kuliner keluarga dari
Banyuwangi dan Bali, lalu dikombinasikan. Ia juga mengatakan bahwa banyak
pelanggan datang setelah membaca review positif di Google dan TripAdvisor,
sesuatu yang menunjukkan kepercayaan dan otoritas publik terhadap tempat ini.
7. Warung Lesehan Ikan Goreng Jaya – Murah Meriah Rasa Wah
Terakhir, buat kamu yang mencari kuliner
ikan goreng di Bali dengan harga terjangkau, Warung Jaya di daerah
Gatot Subroto Barat adalah opsi terbaik. Dengan harga mulai Rp 20.000, saya
mendapatkan seporsi ikan nila goreng, nasi, lalapan, dan dua jenis sambal.
Tempat ini dikelola oleh pasangan suami istri yang ramah dan terbuka dengan pelanggan. Bahkan mereka mempersilakan saya untuk masuk ke dapur sebentar untuk melihat cara penggorengan. Mereka menggunakan wajan besi tua yang katanya sudah dipakai sejak pertama kali buka lebih dari 10 tahun lalu—salah satu hal kecil yang menunjukkan konsistensi rasa dari waktu ke waktu.
Untuk kamu yang ingin menemukan lebih banyak referensi kuliner ikan goreng di Bali, termasuk tempat makan halal, hidden gem, dan kuliner laut lainnya, kamu bisa cek artikel lengkapnya di blog https://idekulinerran.blogspot.com/. Di sana tersedia berbagai ulasan autentik dari pengalaman langsung penulis, lengkap dengan tips dan rekomendasi tempat makan berdasarkan lokasi wisata populer.

