idekulinerran - Jalan-jalan ke Surabaya rasanya belum lengkap kalau belum mencicipi tahu tek. Makanan ini bukan hanya sekadar jajanan kaki lima biasa, melainkan simbol dari budaya kuliner Jawa Timur yang kaya rasa dan sejarah. Tahu tek menjadi favorit banyak orang karena keunikannya yang sulit ditemukan di daerah lain. Saus kacang petis yang kental, tahu goreng hangat, dan lontong yang lembut berpadu menciptakan harmoni rasa yang khas dan menggugah selera.
Makanan ini mendapatkan nama “tahu
tek” dari suara gunting yang digunakan penjual saat memotong bahan-bahannya,
yaitu “tek-tek-tek.” Tradisi ini sudah berlangsung puluhan tahun dan menjadi
bagian dari pengalaman makan tahu tek itu sendiri. Tak hanya di Surabaya, hidangan
ini juga bisa ditemukan di beberapa kota besar lain, namun cita rasa aslinya
tetap paling terasa ketika disantap di kota asalnya.
Sebagai salah satu makanan khasJawa Timur tahu tek telah menjadi ikon yang menggabungkan kesederhanaan
dengan cita rasa yang kompleks. Bahkan, banyak food blogger dan YouTuber
kuliner terkenal yang membuat konten khusus untuk mengulas tahu tek dan
membandingkannya dengan hidangan sejenis seperti tahu campur atau tahu telur.
Sejarah dan Asal Usul Tahu Tek
Meskipun tidak terdokumentasi secara
resmi dalam literatur kuliner kuno, banyak yang meyakini bahwa tahu tek pertama
kali muncul di kawasan Kembang Kuning, Surabaya. Penjual kaki lima yang meracik
tahu goreng, lontong, dan telur dengan bumbu kacang petis mulai menjajakan dagangannya
di malam hari menggunakan gerobak dorong.
Awalnya, bumbu yang digunakan
sederhana: kacang tanah yang ditumbuk, petis udang, cabai, dan bawang putih.
Namun seiring waktu, penjual-penjual kreatif menambahkan kerupuk, kecambah,
bahkan kentang goreng agar lebih mengenyangkan. Bumbu kacangnya pun ikut
berevolusi dengan tambahan air jeruk nipis untuk memperkaya rasa.
Hingga kini, tahu tek masih
mempertahankan metode penyajian tradisional, yaitu dipotong menggunakan gunting
langsung di atas piring atau pincuk daun pisang. Detail seperti ini memberi
nilai lebih dalam pengalaman menyantap tahu tek yang otentik.
Ciri Khas Tahu Tek yang Autentik
Ciri utama tahu tek yang
membedakannya dari olahan tahu lain adalah bumbu kacangnya yang mengandung petis
udang. Petis adalah hasil fermentasi udang yang berwarna hitam pekat,
dengan rasa manis-gurih yang sangat khas. Tidak semua orang langsung cocok
dengan petis, namun bagi pecinta kuliner Jawa Timur, petis adalah bahan wajib.
Selain petis, penggunaan gunting
untuk memotong tahu, kentang, dan telur menjadi ciri khas yang tidak
tergantikan. Inilah yang membuat suara “tek-tek-tek” menjadi ikonik. Komposisi
yang biasanya digunakan adalah:
- Tahu goreng setengah matang
- Lontong atau nasi
- Kentang goreng iris
- Telur dadar
- Kecambah dan seledri
- Kerupuk udang
- Saus kacang petis
Setiap penjual biasanya punya takaran dan racikan sendiri. Bahkan, tingkat kepedasan dan rasa petisnya pun bisa sangat bervariasi. Ini menciptakan loyalitas pelanggan terhadap penjual tertentu yang racikannya dianggap “paling pas.”
Makanan Jalanan yang Mendunia
Dalam beberapa tahun terakhir, tahu
tek mulai dikenal di luar negeri, terutama oleh diaspora Indonesia di Belanda
dan Australia. Beberapa warung makan Indonesia bahkan menjadikan tahu tek
sebagai menu andalan mereka. Meski bahan petis agak sulit ditemukan di luar
negeri, kreativitas para perantau membuat rasa tahu tek tetap hidup meski
dengan modifikasi.
Platform seperti YouTube dan
Instagram juga ikut membantu mengenalkan tahu tek ke dunia. Banyak konten video
yang mengulas proses pembuatan tahu tek secara langsung dari gerobak kaki lima
di Surabaya. Konten semacam ini sangat disukai karena memberikan nuansa otentik
dan mengundang rasa nostalgia, khususnya bagi yang rindu kampung halaman.
Perbandingan Tahu Tek dengan Hidangan Sejenis
Beberapa orang kerap menyamakan tahu
tek dengan tahu campur atau tahu telur. Memang sekilas mirip, namun sebenarnya
berbeda:
- Tahu Campur
menggunakan daging sapi dan kuah, sedangkan tahu tek tidak berkuah.
- Tahu Telur
lebih dominan pada telur goreng dadar besar yang dilumuri saus kacang
tanpa petis.
Tahu tek lebih ringan, tidak
berlemak, dan lebih mengandalkan kesegaran sayur dan sambal kacangnya. Hal ini
menjadikannya cocok untuk disantap malam hari tanpa rasa terlalu kenyang.
Tips Memilih Tahu Tek Terbaik di Surabaya
Jika Anda ingin merasakan tahu tek
terbaik, berikut beberapa tips memilih:
- Pilih penjual dengan suara “tek-tek” khas, artinya mereka memotong bahan langsung di tempat,
bukan sudah dicampur sebelumnya.
- Perhatikan warna saus kacang — warna coklat tua dengan sedikit hitam menandakan
penggunaan petis asli.
- Kerupuk harus renyah dan baru, karena kerupuk yang melempem akan merusak tekstur.
- Bertanyalah apakah bisa menyesuaikan tingkat pedas, karena sambal yang terlalu pedas bisa mengalahkan
cita rasa kacang-petis.
Resep Sederhana Tahu Tek Rumahan
Bagi Anda yang tidak tinggal di
Surabaya, berikut resep tahu tek sederhana yang bisa dicoba di rumah:
Bahan utama:
- 2 potong tahu putih, goreng setengah matang
- 1 butir telur, dadar
- 1 kentang, iris dan goreng
- Segenggam kecambah, seduh air panas
- Lontong secukupnya
- Kerupuk udang secukupnya
Bumbu kacang:
- 100 gram kacang tanah, goreng dan haluskan
- 1 sdm petis udang
- 1 siung bawang putih
- 3 buah cabai rawit
- Garam dan gula secukupnya
- Air matang
Campurkan semua bumbu, haluskan
dengan cobek atau blender. Sajikan tahu, telur, kentang, dan lontong dalam
piring, siram dengan saus kacang petis, taburi kecambah dan kerupuk di atasnya.
Untuk referensi resep lainnya, Anda
bisa mengunjungi makanan khas Jawa Timur tahu tek yang menyajikan
ragam variasi tahu tek dari berbagai daerah.
Tahu Tek dan Warisan Kuliner Jawa Timur
Tahu tek bukan sekadar makanan kaki
lima biasa. Ia adalah representasi dari budaya Jawa Timur yang kaya rasa,
adaptif, dan merakyat. Dari suara gunting yang khas hingga saus petis yang
menggoda, tahu tek menciptakan pengalaman makan yang tak hanya mengenyangkan,
tapi juga memuaskan secara emosional.
Tak heran jika tahu tek terus bertahan dan dicintai lintas generasi. Makanan ini menyatukan nilai tradisi, kearifan lokal, dan cita rasa khas yang tak mudah dilupakan. Dan di tengah arus modernisasi kuliner, tahu tek tetap menjadi salah satu ikon kuliner Jawa Timur yang patut dijaga dan diwariskan.
Jika Anda ingin saya bantu revisi
atau pecah artikel ini ke dalam format SEO terstruktur (H1, H2, H3 dengan kata
kunci turunan), tinggal beri tahu saja. Saya siap bantu!

